Cara riset keyword

Cara Riset Keyword yang Benar untuk Pemula

Posted on

Cara riset keyword juga merupakan salah satu hal yang cukup sering ditanyakan oleh para blogger pemula. Menulis tanpa riset sebenarnya sah-sah saja dan tak ada yang salah. Namun, dengan melakukan riset tulisan yang kamu buat menjadi lebih jelas targetnya dan tentu saja jauh lebih berkualitas. Selain itu, melakukan riset kata kunci menjadi salah satu bentuk pengoptimalan SEO on page.

Tujuan riset kata kunci ini sendiri supaya penulis blog bisa mengetahui kira-kira apa saja keyword yang banyak dicari oleh seluruh pengguna internet. Di sini kamu tidak bisa menerka-nerka, tetapi membutuhkan sebuah tools atau alat yang bisa digunakan untuk mengecek apakah keyword tersebut banyak dicari dan memiliki tingkat persaingan yang rendah. Tetapi sebelum membahas lebih lanjut tentang cara riset keyword, terlebih dahulu saya akan menjelaskan terlebih dahulu tentang macam-macam keyword. Apa saja itu?

Jenis-jenis Keyword

Pada dasarnya, kata kunci terbagi menjadi 2 secara garis besar, yakni kata kunci abadi dan kata kunci musiman.  Sementara itu secara jumlah frase, kata kunci terbagi menjadi 2 yakni short keyword dan long tail keyword. Bagaimana perbedaan keempat ini? Berikut adalah penjelasannya :

1. Kata Kunci Musiman

Sesuai dengan namanya, keyword yang satu ini hanya dicari pengunjung di musim-musim atau waktu-waktu tertentu saja. Sebagai contoh saat penyelenggaraan pemilu yang baru saja terjadi maka keyword yang banyak dicari berdasarkan hasil penelusuran dari google chrome adalah :

  • Quick count
  • Quick count pemilu
  • Quick count pemilu 2019
  • Hitung cepat pemilu 2019
  • Hasil pemilu pilpres 2019
  • Hasil pilpres 2019
  • Real count pemilu 2019

Untuk mengetahui tentang kata kunci musiman, kamu bisa mengeceknya secara langsung di google trends. Selain itu, kamu juga mengetahui event-event apa saja yang selalu ada di setiap tahunnya. Sebagai contoh, kita bisa ambil kompetisi sepak bola, kompetisi basket, dan. Keyword jenis ini sangat cocok digunakan bagi kamu yang memiliki blog bertemakan sesuatu yang viral. Dengan keyword musiman inilah, biasanya visitor hanya meningkat di waktu-waktu tertentu saja dan menurun seiring berakhirnya event tersebut.

2. Kata Kunci Abadi

Kata kunci abadi merupakan lawan dari kata kunci musiman. Dimana kata kunci ini selalu dan selalu dicari dengan tidak mengenal waktu dan juga musim. Tak peduli kapan pun itu, pasti kata kunci ini akan selalu dicari oleh banyak orang. Biasanya keyword abadi sangat erat kaitannya dengan apa yang ada di kehidupan kita sehari-hari, sebagai contoh :

  • Bisnis online
  • Cara mendaftar Facebook
  • Cara mendaftar twitter
  • Cara mengobati panu
  • Cara mengatasi sakit tenggorokan
  • Cara memasak ikan sarden
  • Tutorial blog
  • Tutorial SEO
  • Dan lain sebagainya

Bila kamu berhasil mengoptimalkan konten yang dibuat, bukan tidak mungkin tulisan tersebut banyak yang meliriknya. Alhasil pengunjung situs pun menjadi jauh lebih banyak.  Bahkan visitor cenderung stabil, asal sang empu masih rajin update konten di blog tersebut.

3. Short Keyword

Short keyword atau kata kunci pendek merupakan kata kunci dengan jumlah frase 1 hingga 2. Contohnya : bisnis dan bisnis online. Keyword jenis ini memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi, pasalnya begitu banyak orang yang search keyword di google dengan tipe kata kunci seperti ini. Untuk kalian para bloger pemula, sebaiknya tidak terlalu menargetkan keyword seperti ini.

4. Long Tail Keyword

long-tail-keywords

Jika short keyword hanya terdiri atas 1 hingga 2 frase maka long tail keyword terdiri lebih dari 2 frase. Sejatinya, cukup banyak yang mencari dengan kata kunci tipe seperti ini hanya saja jumlahnya tidak sebanyak short keyword. Maka dari itu, long tail keyword memiliki tingkat persaingan yang tidak terlalu tinggi. Contoh dari kata kunci ini adalah :

  • Bisnis online terbaik untuk mahasiswa
  • Cara membuat blog untuk pemula
  • Rekomendasi universitas terbaik di Jakarta
  • Rekomendasi PTN terbaik di Indonesia
  • Jasa Pijat Terbaik di Surabaya
  • Daftar hosting terbaik dan gratis
  • Tutorial design grafis untuk pemula
  • Dan masih banyak lagi yang lainnya.

Lantas, Bagaimana Cara Riset Keyword yang Benar Itu?

Pada prinsipnya, riset keyword dilakukan untuk mengetahui seberapa banyak orang yang mencari kata kunci yang dimaksud menggunakan sebuah tools. Baik itu kata kunci abadi maupun musiman. Selain itu riset ini juga dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa rendah atau tinggi tingkat persaingannya. Tentu saja, pemilihan kata kunci yang tepat sangat berpengaruh terhadap performa blog atau website di mesin pencari.

Jika kamu berhasil menemukan kata kunci yang tepat untuk konten blog kamu, maka tak menutup kemungkinan jika artikel tersebut bisa menduduki peringkat atas di mesin pencari. Nah, jika hal ini sudah terjadi maka secara otomatis peluang untuk mendapatkan banyak visitor juga semakin tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 75 persen orang hanya membuka artikel-artikel yang berada di halaman pertama mesin pencari google. Selengkapnya mengenai cara melakukan riset keyword, mari disimak penjelasannya di bawah ini

1. Cara Riset Kata Kunci dengan Ubbersugest

neilpatelubersuggest

Ubbersugest sendiri merupakan salah satu tools riset keyword yang dimiliki oleh seorang digital marketer ternama, Neil Patel. Kamu tidak perlu membayar mahal-mahal untuk menggunakan ubbersugest, karena langsung bisa kamu gunakan secara gratis. Melalui Ubbersugest, kamu bisa mengetahui seberapa besar volume pencarian keyword tersebut, tingkat persaingannya, dan juga saran kata kunci yang bisa digunakan. Adapun cara riset keyword di neilpetel adalah sebagai berikut

  • Silakan buka situs https://neilpatel.com/ubersuggest/
  • Ganti lokasi dari Amerika Serikat menjadi Indonesian
  • Selanjutnya isi kotak pencarian dengan kata kunci yang ingin kamu riset, kita ambil contoh : “alat musik tiup”. Klik “search” maka akan nampak hasilnya
  • Akan muncul seberapa tinggi volume pencarian keyword tersebut, seberapa besar tingkat persaingannya, dan juga di bawah ada keyword ideas atau saran kata kunci yang bisa digunakan. Bukan sekadar itu saja, kamu juga bakal menemukan grafik yang menunjukkan data jumlah pencarian keyword tersebut mengalami penurunan, stagnan, atau kenaikan.

2. Cara Riset Keyword dengan Semrush

Berbeda dengan Ubbersugest, pengguna diberi batasan menggunakan tools Semrush secara gratis. Semrush hanya memberikan masa trial selama 7 hari. Artinya, apabila kamu ingin bebas menggunakan tools ini sepuasnya untuk riset keyword haruslah membayar dengan biaya sekitar 99 US Dollar. Cara menggunakan Semrush yakni sebagai berikut :

  • Silakan buka website resmi Semrush
  • Daftar dulu sebagai anggota.
  • Silakan masukkan kata kunci yang ingin kamu riset lakukan pencarian. Dan hasilnya, kamu bakal menemukan saran long tail keyword dan juga Website mana saja yang berada di peringkat atas di pencarian google. Sayangnya, dengan akun gratis kamu tidak bisa tidak dapat melihat semua saran keyword kecuali untuk versi berbayar.

3. Cara Riset Keyword dengan Google Trends

Cara riset keyword gratis yang satu ini cocok dilakukan untuk kata kunci musiman atau kata kunci yang sedang trending. Dengan google trends, kamu bisa mengatur wilayah sesuai dengan negara yang ditargetkan. Untuk menggunakannya kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini :

  • Buka situs https://trends.google.com/trends/
  • Di kolom pencarian, silakan isi kata kunci yang ingin diriset. Sebagai contoh, “liga Inggris”. Klik icon search dan ikuti proses selanjutnya.
  • Untuk lokasi, kamu bisa mengubahnya menjadi Indonesia
  • Di sana, bisa diketahui grafik volume pencarian dari keyword yang sedang kamu riset. Apakah mengalami peningkatan, penurunan, atau justru stagnan. Selain itu kamu juga dapat mengetahui wilayah mana saja yang banyak mencari menggunakan kata kunci tersebut. Bukan sekadar itu saja, kamu juga mendapatkan beberapa saran keyword yang bisa digunakan.

Bagaimana? Tidak sulit bukan? Demikianlah informasi yang dapat saya sampaikan mengenai cara riset keyword yang benar untuk pemula. Mulai saat ini, coba biasakan diri untuk melakukan riset sebelum membuat konten dan rasakan sendiri bagaimana hasilnya. Oke?

Gravatar Image
Ngeblog untuk para kesatria Blogger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *